Ambisi Lenovo Ingin Jadi Pop Culture Setara Apple

0
878

Ambisi Lenovo Ingin Jadi Pop Culture – Vendor elektronik dan Komputer, Lenovo, tengah bersiap untuk menakhlukan pasar global. Salah satunya dengan ambisi Lenovo ingin jadi pop culture seperti halnya rival vendor ternama, Apple. Lenovo ingin mengeluarkan produk PC, laptop, smartphone serta tablet seperti Apple.

Ambisi Lenovo ingin jadi pop culture diungkap oleh Quinn O’Brien, Wakil Presiden World Brand Lenovo, saat pembukaan Lenovo Tech World 2016 di San Fransisco, Selasa (7/6/2016) yang lalu. O’Brien memberikan contoh bahwa Produk Apple selalu menjadi pembicaraan manakala ada produk baru yang bakal diproduksi. Seperti sebuah pop culture. ambisi Lenovo ingin jadi pop culture seperti inilah yang ingin diwujudkan vendor asal Tiongkok saat ini.

Ambisi Lenovo Ingin Jadi Pop Culture Setara Apple
Ambisi Lenovo Ingin Jadi Pop Culture Setara Apple

Demi mengejar ambisi ini, saat ini Lenovo sedang serius dan fokus untuk membangun global brand yang lebih permium juga memiliki user experience yang keren cukup untuk membuat pengguna dunia penasaran dan menjadikan produk Lenovo sebagai topik perbincangan utama.

Ambisi Lenovo ingin jadi pop culture di sini dalam artian makin kuat dalam bisnis elektronik dan teknologi. Sedangkan premium lebih ke arah value atau nilai sehingga mendorong orang untuk rela menanti serta membayar lebih demi mendapatkan produk Lenovo. O’Brien menekankan bahwa ponsel pintar USD 200 dari Lenovo tetap jadi ponsel pintar pilihan terbaik dibanding dari vendor lain.

Demi melancarkan ambisi Lenovo ingin jadi pop culture, O’Brien menjelaskan tiga strategi yang baka ditempuh oleh Lenovo. Pertama adalah lenovo harus customer centric alias mengutamakan keinginan pengguna. Lenovo mungkin bakal mengusung ide seperti layanan Uber Taxi dengan sistem customer centric-nya.

Kedua adalah Lenovo milik pengguna. O’Brien mencontohkan GoPro Cam Action yang sangat mengakomodasi penggunanya. Ia menambahkan bahwa Lenovo telah melakukan berbagai kampanye marketing kepada pengguna yang menghasilkan konten konten buatan penggunanya.

Strategi ketiga adalah produk yang disrupted dan shareable. Lenovo ingin semua pengguna lebih mudah menggunakan seluruh produk pabrikannya. Sebagai langkah awal untuk memuali tiga strategi ini, Lenovo pada Juli 2015 mengumumkan logo barunya ke publik.

LEAVE A REPLY