Canon EOS M3 Hadir Lagi, Usung Inovasi Kamera Mirrorless

0
265

Canon EOS M3 Hadir Lagi, Usung Inovasi Kamera Mirrorless — Baru-baru ini, perusahaan fotografi asal Jepang, Canon tengah berbenah diri. Mereka inginkan status sebagai perusahaan kamera terbesar dunia dengan titel “Raja Kamera”.

Mengejar visi menjadi yang terbaik di dunia, Canon terus meluncurkan produk-produk unggulan, kualitas kelas satu. Beberapa produk yang kini menggaet perhatian banyak kalangan, ialah produk dengan seri tanpa kaca atau mirrorless.

Produk ini sudah dirilis sejak lama, dan sudah menghasilkan 2 seri lawas dan 1 seri baru. Dua seri lawas tersebut ada Canon EOS M1 dan Canon EOS M2. Kemudian, satu seri baru ialah Canon EOS M3, yang baru saja dirilis beberapa hari lalu di Jepang.

Nampaknya, perusahaan kamera kenamaan ini bakal mengincar pangsa pasar baru, yakni pangsa pasar kamera tanpa kaca. Sebelumnya, sudah ada yang menduduki posisi teratas di hati konsumen untuk pasar jenis ini. Sebut saja ada Sony dengan keluaran Sony A7 II-nya.

Kemudian, ada lagi Fujifilm dengan seri X-T1. Juga, ada Olympus dengan seri OM-D EM-1. Kini, saatnya Canon menunjukkan kepada dunia. Apakah mereka akan menduduki peringkat teratas untuk pangsa pasar kamera tanpa kaca? Kita tunggu saja kejutannya!

canon eos m3

Canon EOS M3 Usung Desain Klasik nan Memesona

Keunggulan utama yang diklaim langsung oleh pihak Canon pada kamera ini, ialah desain yang digunakan. Desain kamera ini terlihat klasik dengan tambahan beberapa tombol pemudah navigasi. Di antaranya ada tombol Mode PASM dan Exposure.

Kemudian, terdapat desain gagang untuk pegangan yang berbentuk lengkung. Kokoh, luwes, dan nyaman. Menjadi gambaran gagang pegangan tersebut. Pengguna jadi lebih fokus menatap gambar incaran, tanpa harus khawatir goyahan tangan.

Kamera Canon EOS M3 ini membawa komponen yang simpel. Hal ini dapat dirasakan lewat ringannya bobot kamera. Lebih ringan dari kamera-kamera DSLR biasanya.

Sementara itu, pada sensor, Canon memakaikan APS-C dengan resolusi sebesar 25 Mega Piksel. Terdapat pula dukungan konektivitas WiFi, yang bisa dimanfaatkan untuk penggunaan kamera yang lebih luas.

Sementara itu, ada juga fitur 49 Hybrid Phased Detection yang berfungsi memperkuat dan mempertajam kemampuan Auto Focus.

Sejauh ini, teka-teki pemasaran Canon EOS M3 terus berlanjut. Apakah kamera ini bakal diperluas ke manca negara, atau tidak, masih belum ada konfirmasi dari pihak Canon. Sebagai acuan, untuk seri M2, mereka tidak memasarkannya secara global.

Akankah Canon EOS M3 mendapat jatah pemasaran global? Kita tunggu saja kelanjutannya!

LEAVE A REPLY