Desak Google dan Youtube Ditutup, ini Alasan ICMI

0
335

Google dan Youtube ditutup – Seiring dengan maraknya kejahatan seksual yang terjadi saat ini di Indonesia, hal tersebut dikarenakan terinspirasi dari berbagai tayangan dewasa yang bersumber dari mesin pencarian seperti Google dan juga YouTube. Dengan banyaknya kejadian tersebut, membuat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia alias ICMI meminta pemerintah untuk melakukan penutupan 2 situs tersebut.

Alasan dari permintaan agar Google dan Youtube ditutup oleh ICMI ini, menurutnya 2 situs ini telah menebarkan konten-konten pornografi secara bebas di dunia maya. Selain itu, 2 situs ini juga menampilkan secara bebas konten kekerasan tanpa adanya kontrol sedikitpun. Menurutnya 2 situs ini telah memberikan dampak yang negative bagi bangsa Indonesia, jika mereka tidak dapat mengontrol situs yang diunggahnya untuk masyarakat. Hal tersebut diungkapkan oleh sekjjen ICMI di Jakarta, yakni Jafar Hafsah.

Desak Google dan Youtube Ditutup, ini Alasan ICMI

Seperti yang dikutip dari situs resmi milik ICMI, Jafar sendiri menilai pihak Youtube dan juga Google enggan untuk melakukan penghapusan terhadap konten miliknya yang berbau pornografi dan juga kekerasan. Menurutnya, jika pihak Google menolak untuk melakukan kontrol situsnya tersebut, maka 2 situs ini layak untuk diblokir.

Terkait desakan agar Google dan Youtube ditutup ini, ISMI sendiri menilai untuk melakukan pemberantasan konten internet dilakukan secara revolusioner yakni dengan cara menutup situs tersebut. ICMI sendiri mengatakan mengapa mendesak agar Google dan Youtube ditutup adalah karena dalam rentang tahun 2010 sampai 2016 saja, Indonesia merupakan Negara terbesar ke-2 dalam pengaksesan situs tersebut dan yang lebih banyak diakses adalagh kata kunci konten porno dibandingkan yang lainnya.

Selain itu, terkait desakan agar Google dan Youtube ditutup adalah menyoroti masalah dari keuntungan para OTT asing ini yang belum juga membayar pajak, hal ini tentunya dinilai tidak adil bagi e-commerce yang ada di Indonesia.

Meski mendesak agar Google dan Youtube ditutup, namun pihak ICMI juga menyarankan agar Indonesia membuat mesin pencari sendiri buatan anak bangsa. Jafar juga mengungkapkan bahwa innovator Indonesia dapat atau lebih tepatnya mampu untuk membuat mesin pencari yang lebih mumpuni dibanding 2 situs ini.

LEAVE A REPLY