Drone Pembawa Manusia Buatan China Tes Terbang di Nevada

0
379

Drone Pembawa Manusia – Setelah sebelumnya memperlihatkan prototipe drone yang bisa membawa manusia buatan pabrikan China bernama Ehang tahun lalu di ajang Consumer Electronics Show di Las Vegas akhirnya drone ini pun diberi ijin untuk melakukan tes terbang di Nevada-USA.

Dilansir dari BBCNews (08/06/2016), Ehang mendapat ijin dari Nevada Institutes For Autonomous System untuk melakukan tes terbang drone pembawa manusia setelah mengajukan hasil yang sudah disetujui oleh Federal Aviation Administration. Walaupun saat tes terbang drone belum dicoba untuk membawa penumpang namun Mark Barker selaku direktur bisnis pengembangan mengatakan “saya menunggu hari dimana taksi drone jadi bagian dari transportasi sistem Nevada”.

Drone Pembawa Manusia Buatan China Tes Terbang di Nevada
Drone pembawa manusia tersebut memiliki tinggi 1,2 meter dengan berat total 200kg dan didukung dengan 8 baling-baling. Drone buatan Ehang China ini mampu membawa 1 penumpang dengan interval waktu selama 23 menit di kecepatan 96 km/jam. Sistem dari taksi drone ini cukup mudah, penumpang hanya memasukan tujuan akhir di alat yang sudah disediakan tepat di depan tempat duduk penumpang, dan sistem komputer dari drone pembawa manusia ini akan mengambil rute perjalanan terbaik.

Drone pembawa manusia ini juga mampu mengendalikan dirinya sendiri dalam keadaan darurat jika over-ride dan ketika penumpang dimana tidak bisa melakukan tindakan pencegahan ataupun mengontrol kejadian ini maka otomatis drone ini akan melakukan pendaratan ditempat aman di daerah terkedat yang sudah tersedia.

Dr. Mirko Kovac selaku direktur dari Aerial Robotic Lab di Imperial College London mengatakan bahwa “Drone yang bisa membawa penumpang memiliki potensial yang besar, mereka bisa menurunkan kemacetan, menawarkan penerbangan di medan lingkungan yang menantang, dan di negara berkembang yang infrastruktur jalan belum memadai”.

Drone pembawa manusia buatan China ini merupakan sebuah lompatan besar dalam perkembangan sistem transportasi dunia dimana keadaan jalanan sudah terlalu banyak kemacetan, sehingga inovasi seperti ini sangatlah diinginkan oleh banyak negara maju seperti Eropa dan Amerika. Drone ini dibanderol dengan kisaran harga cukup fantastik sekitar 200.000 USD atau setara dengan 2 milliar Rupiah.

LEAVE A REPLY