Google Siapkan Perangkat Kacamata Pintar Glass Versi 2.0

0
622

TEKNOFANS.COM – Google dikabarkan sudah menghentikan proyek pembuatan kacamata pintar Glass pada Januari 2015. Perusahaan raksasa ini sedang mengerjakan versi terbaru yang diberi nama Google Glass 2.0. Stuffmideast dan New York Times menyatakan bahwa perangkat wearable yang dapat dipasangkan pada kepala ini rencananya akan didesain ulang oleh Google.

Google Siapkan Perangkat Kacamata Pintar Glass Versi 2.0

Desain terbaru dari Glass akan menghadirkan tampilan yang baru, fitur lebih canggih. Desain Google Glass 2.0 akan ditujukan untuk para penggemar mode atau kalangan eksekutif. Tidak seperti versi Google Glass yang pertama, Glass versi 2.0 disinyalir akan membuat penggunannya menyerupai cyborg.

New York Times menambahkan bahwa akan terdapat perbedaan Glass 2.0 dengan Glass versi orisinil. Khusus untuk Glass terbaru ini tidak akan ada proses pengujian versi beta untuk publik dan perangkat kacamata pintar generasi terbaru ini kabarnya tidak akan beredar ke pasaran hingga mencapai tahap yang benar-benar sempurna.

Pihak Google menyatakan bahwa Glass versi 2.0 tetap tidak boleh dipakai ketika mengendarai mobil atau ketika menonton di bioskop. Sampai saat ini, belum diketahui harga resmi dari perangkat tersebut. Untuk perbandingan, Google Glass versi pertama dibanderol dengan kisaran harga USD 1.500 dan dianggap terlalu mahal untuk konsumen.

Goolge Glass versi pertama hadir dengan berbagai aplikasi menarik. Salah satu aplikasi yang banyak menarik perhatian publik adalah MindRDR. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengendalikan kacamata dengan memanfaatkan gelombang otak. Lazimnya, kacamata ini dikendalikan dengan menggunakan suara atau sentuhan. MindRDR app bisa mengontrol kacamata dengan melalui pikiran penggunanya. Untuk menggunakan aplikasi ini dibutuhkan alat bantu khusus yang dipasang di kepala.

Alat bantu tersebut adalah biosensor NeuroSky EEG yang dapat mengukur gelombang otak penggunanya. Misalnya, ketika pengguna ingin berbagi foto di sosial media dengan menggunakan Glass, maka bisa dengan memikirkannya saja tanpa bantuan sentuhan tangan atau suara. Untuk mengambil foto, pengguna harus fokus dan berkonsentrasi sampai garis horisontal di kacamata bergerak ke bagian atas layar. Setelah foto berhasil dibuat, pengguna harus fokus dan berkonsentrasi kembali untuk memindahkan garis ke bagian atas layar sampai mengenai simbol share.

LEAVE A REPLY