Indonesia Sumbang Posisi Ketiga Pengguna Adblocker Terbesar Di Asia

0
146

Indonesia Sumbang Posisi Ketiga Pengguna Ad-blocker – Maraknya iklan di internet menjadi lahan basah baru untuk developer ad-blocker. Menurut survei terbaru menunjukkan bahwa Asia Pasisik menjadi pengguna pemblokir iklan terbanyak di dunia. Dan Indonesia sumbang posisi ketiga pengguna ad-blocker terbesar di Asia setelah China dan India.

Survei ini dilakukan oleh PageFair yang menyebutkan bahwa 36 persen pengguna ponsel pintar di kawasan Asia Pasifik menggunakan ad-blocker saat berselancar. Temuannya menunjukkan China menjadi pengguna ad-blocker terbesar dengan jumlah 159 juta pengguna aktif per bulannya. Disusul oleh India dengan 122 juta pengguna. Indonesia sumbang posisi ketiga pengguna ad-blocker dengan 38 juta pengguna dan tempat keempat diduduki oleh Pakistan dengan 10 juta pengguna aktif setiap bulannya.

Indonesia Sumbang Posisi Ketiga Pengguna Ad-blocker Terbesar Di Asia
Mengapa Indonesia Sumbang Posisi Ketiga Pengguna Ad-blocker Terbanyak Di Asia Pasifik

Saat ini total pengguna aktif ad-blocker mobile mencapai 419 juta. Menurut survei PageFair di atas, total pengguna ini menyumbang 22 persen dari total 1,9 juta basis pengguna smartphone dunia. Adopsi pada smartphone ini meningkat sebnayak 90 persen dari penggunaan tahun lalu.

Johnny Ryan, Kepala Ekosistem PageFair menerangkan bahwa Indonesia sumbang posisi ketiga pengguna ad-blocker berkaitan dengan UC Browser milik Alibaba yang menjadi salah satu peramban dengan pengguna terbesar di Asia Pasifik. Hasil ini juga didukung oleh temuan Niemanlab yang menyatakan hal yang sama.

Alasan mengapa Indonesia sumbang posisi ketiga pengguna ad-blocker, menurut Ryan adalah karena harga kuota data di Indonesia dan China sangat mahal. Pengguna merasa lebih baik memasang ad-blocker untuk menghemat kuota data. Karenanya pertumbuhan pengguna ad-blocker di China dan Indonesia meningkat sangat signifikan.

Netizen di kedua negara ini sangat enggan membuang kuota hanya untuk melihat iklan. Alasan lain adalah kebanyakan mereka merasa terganggu dengan berbagai konten komersial pada iklan di smartphone. Lain dengan pengguna smartphone di Eropa dan Amerika Utara. Total pengguna ponsel pintar di dua wilayah ini hanya menujukkan 1,2 persen dari jumlah total pengguna smartphone. Di Eropa memiliki prosentase lebih tinggi dengan adopsi mencapai 2,7 persen dari jumlah basis pengguna smartphone.

LEAVE A REPLY