Indonesia Tertinggi Penipuan Online, Versi Kaspersky Lab

0
227

Indonesia Tertinggi Penipuan Online – Meningkatnya penipuan keuangan beberapa waktu terakhir mendorong Kapersky Lab mengembangkan perangkat lunak untuk mencegah terjadinya fraud data atau pun penipuan online lebih lanjut. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kapersky Lab memperlihatkan bahwa Indonesia tertinggi penipuan online dan 48 persen konsumen menjadi target penipuan dengan modus meminta data keuangan konsumen dan data sensitif pribadi lainnya.

Yang mengejutkan adalah temuan bahwa Indonesia tertinggi penipuan online dengan prosentase 26 persen. Tempat kedua diduduki oleh Vietnam (25%) kemudian peringkat ketiga adalah India (24%). Penelitian ini melibatkan 26 negara dan mengungkap bahwa dalam 12 bulan terakhir tingkat kejahatan penipuan online mengancan hampir setengah dari konsumen online.

Indonesia Tertinggi Penipuan Online, Versi Kapersky Lab
Kapersky Lab Rilis Indonesia Tertinggi Penipuan Online

Menurut penelitian Kapersky Lab, konsumen mengalami ancaman dengan cara beberapa modus, yakni melalui surel mencurigakan yang mengaku dari Bank (22%), surel dari situs ritel (15%) atau dari web dan situs yang meminta data keuangan pribadi (11%). Menanggapi tentang berita Indonesia tertinggi penipuan online ini, pihak Kapersky Lab yang diwakili oleh Ross Hogan selaku Kepala Global Divisi Pencegahan Fraud Kapersky Lab memberikan penelasannya.

Hogan menekankan bahwa konsumen dihadapkan pada ancaman serius penipuan online yang semakin berkembang. Menurutnya selain dari cara penipuan tradisional, penjahat cyber saat ini terus menemukan cara baru untuk mengambil data personal konsumen sehingga diharapkan orang akan lebih waspada saat bertransaksi online. Hogan mendesak konsumen untuk menggunakan perangkat lunak yang bisa mencegah penipuan seperti terus terjadi.

Kapersky sendiri sudah mengembangkan perangkat lunak yang bisa melindungi Anda dari kejahatan penipuan online seperti ini. Konsumen dari Kapersky Internet Security dan Kapersky Total Security datang dari berbagai latar belakang, yakni dari lembaga keuangan dan bank. Meski penelitian menunjukkan Indonesia tertinggi penipuan online, Kapersky terus mendorong berbagai pihak untuk menggunakan fitur Kapersky Safe Money yang bisa membantu lembaga keuangan menjaga reputasi mereka dari kejatan online.

Hal ini selaras dengan pernyataan Hogan yang menekankan bahwa konsumen berharap penuh pada bank dan lembaga keuangan untuk menjamin transaksi keuangan online mereka yang salah satunya dengan Kapersky Fraud Preventation ini.

LEAVE A REPLY