Layar Smartwatch Dari Kulit Tangan, Ini Dia Teknologinya

0
188

Layar Smartwatch Dari Kulit Tangan – Zaman sekarang ini teknologi memang berkembang terlalu cepat dan pesat, termasuk dalam bidang elektronik. Salah satunya adalah smartwatch, sebuah teknologi baru yang bentuknya berupa jam tangan namun bisa difungsinkan layaknya smartphone. Saat ini, teknologi yang dimiliki smartwatch sudah sangat canggih dan menakjubkan. Hal ini tidak lain dan tidak bukan berkat jasa para pengembang yang selalu berusaha sebaik-baiknya dalam mengembangkan produk.

Saat ini, masalah yang ada pada smartwatch adalah ukuran layar yang begitu kecil, hal ini membuat penggunanya kesulitan untuk mengoperasikan benda ini. Namun saat ini, ada sebuah teknologi yang dapat menjadikan ukuran layar semakin besar caranya dengan menjadikan layar smartwatch dari kulit tangan.

Layar Smartwatch Dari Kulit Tangan, Ini Dia Teknologinya

Review Layar Smartwatch Dari Kulit Tangan

Mungkin kedengarannya menyeramkan bukan, layar smartwatch dari kulit tangan yang dimaksudkan disini adalah tampilan layar yang ada pada smartwatch dapat ditampilkan melalui kulit layar manusia. Hal ini berarti layar smartwatch dari kulit tangan manusia ini akan membuat tampilan layar smartwatch lebih besar dan leluasa untuk dilihat oleh penggunanya.

Teknologi untuk layar smartwatch dari kulit tangan ini ditemukan oleh peneliti dari Carnegie Mello University, nama kelompoknya adalah Future Interface Group menggunakan kulit tangan manusia untuk difungsikan sebagai layar sentuh layaknya sebuah smartwatch. Caranya, ada sebuah sistem dengan nama SkinTrak yang memanfaatkan pancaran sinyal dari sebuah cincin. Cincin ini nantinya akan digunakan oleh pengguna, yang hasil sinyal dari cincin tersebut akan dihubungkan dengan smartwatch yang sedang digunakan.

Jadi disaat pengguna menyentuh permukaan kulitnya dengan jari yang memakai cincin, aka nada sebuah sinyal listrik dengan frekuensi yang tinggi yang akan menyebar di lengan. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan 4 pasang elektroda yang ditempatkan pada smartwatch untuk melakukan pelacakan posisi jari pengguna berbentuk 2D. Untuk dapat membuat sistem ini bekerja, perlu ada jarak antara gelang dan juga cincin.

Kelebihan teknologi yang dapat membuat layar smartwatch dari kulit tangan ini adalah keberadaannya yang tidak menonjol dan juga aman. Dengan adanya alat ini, kulit manusia mampu dijadikan sebagai layar sentuh untuk smartwatch. Untuk menutup dan membuka aplikasi, pengguna tinggal mengusap kulit saja. Hanya saja, teknologi ini tidak akan diproduksi untuk umum.

LEAVE A REPLY