Lenovo Akui Laptop Dan Desktopnya Rentan Serangan Jahat

0
238

Lenovo Akui Laptop Dan Desktopnya Rentan Serangan – Pabrikan elektronik asal Tiongkok, Lenovo, baru baru ini mengakui adanya celah pada produk komputernya. Kabar Lenovo akui laptop dan desktopnya rentan serangan ini keluar setelah adanya penelitian yang dilakukan terhadap 110 laptop dan desktop jebolan Lenovo.

Sebagai langkah lanjutan dari Lenovo akui laptop dan desktopnya rentan serangan, pihak Lenovo meminta pengguna untuk menghapus paket software yang terintegrasi dalam Lenovo Accelarator Application. Dirangkum dari berita dari KompasTekno pada Senin (6/6/2016) kemarin, juru bicara Lenovo meminta pengguna untuk mencopot aplikasi tersebut.

Lenovo Akui Laptop Dan Desktopnya Rentan Serangan Jahat
Lenovo Akui Laptop Dan Desktopnya Rentan Serangan Jahat

Pengumuman Lenovo Lenovo akui laptop dan desktopnya rentan serangan dikeluarkan setelah temuan Duo Labs, sebuah perusahaan keamanan software yang sudah melakukan pengujian terhadap beberapa merek laptop terkenal dunia. Hasilnya Duo Lab mengatakan bahwa 5 brand terkemuka mempunyai aplikasi bawaan yang berpotensi mengancam kesehatan komputer.

Duo Labs menyebutkan beberapa brands ternama seperti Dell, Acer, HP juga Asus juga memiliki blotware dalam komputer dan laptop mereka. Sebagai tambahan Duo Labs juga mendemonstrasikan temuannya dengan membuka secara umum kelemahan tiap vendor dan melakukan stimulasi ancaman yang bakal timbul di masa depan.

Terkait dengan Lenovo akui laptop dan desktopnya rentan serangan, Duo Labs menyebutkan bahwa vendor Lenovo sangat membantu pengujian yang dilakukan oleh tim peneliti. Hal ini diungkapkan oleh salah satu anggota peneliti di Duo Labs, Darren Kemp. Duo Labs menyatakan bahwa perangkat Lenovo rentan serangan pada perangkat MITM atau man-in-the-middle. Yakni sebuah ancaman yang bakal memudahkan penyerang mengetahui alur komunikasi dalam perangkat.

Serangan macam ini memungkin penyerang mengunci malware berbahaya ke dalam laptop dan sesudahnya bisa melakukan apa saja. Menindak lanjuti kabar Lenovo akui laptop dan desktopnya rentan serangan, vendor Tiongkok ini berjanji bakal secepatnya memperbaiki sistem software pada laptop serta desktop mereka.

Lenovo lebih jauh menjelaskan bahwa sesungguhnya Accelerator Application dibuat untuk mempercepat peluncuran aplikasi saat digunakan oleh pengguna. Temuan Duo Labs terhadap perangkat komputer laptop serta desktop Lenovo ini diujikan pada perangkat yang telah menjalankan Windows 10.

LEAVE A REPLY