LINE Siapkan Strategi Untuk Susul Ketinggalan Dari Aplikasi Media Sosial Lain

0
160

Line Siapkan Strategi – Salah satu aplikasi layanan pesan instan LINE mulai mengejar popularitas aplikasi media sosial khususnya Instagram. Dari informasi yang dudah diberitakan dari berbagai media surat kabar online, jumlah downloader LINE mencapai lebih dari 500 juta di Google Play Store. Dan pada akhirnya LINE berhasil masuk ke dalam jajaran kelompok aplikasi yang telah diunduh lebih dari 500 juta hingga 1 milliar kali. Karena itu untuk mengejar ketinggalannya LINE siapkan strategi untuk bersaing dengan para developer aplikasi lainnya.

LINE Siapkan Strategi Untuk Susul Ketinggalan Dari Aplikasi Media Sosial Lain
Dilansir dari Kompas Tekno (30/06/2016), kuartal perbandingan dari LINE dan Instagram semakin hari semakin menipis. Aplikasi instagram memang sejak awal keluar telah mendapat popularitas yang baik dari para penggunanya yang banyak dibanding LINE, namun sejak tanggal 26 Mei LINE siapkan strategi pertama dan berhasil menunjukan kemajuan dengan melakukan update terbaru yang sudah dilakukan oleh LINE akhir bulan lalu.

Dengan update terbaru sebagai langkah awal LINE siapkan stategi untuk menggeser popularitas aplikasi media sosial lainnya adalah dengan menambah fitur tanda pagar (#) dan bisa melakukan mention langsung kepada teman ataupun kontak listnya dengan menggunakan karakter “@” didepan nama akun yang dituju. Update fitur terbaru ini sengaja dilakukan LINE untuk membuat aktivitas para penggunanya lebih menyenangkan.

Sedangkan kompetitor LINE yaitu WhatsApp dan juga Messenger yang keduanya adalah milik Facebook membuat Line siapkan strategi yang lebih baik dan harus putar otak lebih keras lagi. Karena masing-masing dari aplikasi tersebut memiliki pengguna aktif lebih sebanyak 1 milliar dan 900 juta pengguna diseluruh belahan dunia. Dengan perbandingan kuartal pengguna WhatsApp dan Messenger yang lebih dari 50% tersebut setidaknya membuat LINE sedikit kocar kacir untuk bersaing dengan aplikasi tersebut.

Untuk mengejar ketinggalan dari WhatsApp dan Messenger, akhinya LINE siapkan strategi yang pada akhirnya membuat aplikasi nomor satu di Jepang ini mulai berekspansi ke negara Eropa dan Amerika. Takeshi Idezawa selaku CEO LINE mengungkapkan targetnya untuk menjadi aplikasi nomer 1 diseluruh dunia lima tahun mendatang saat ajang LINE Conference pada Maret lalu.

LEAVE A REPLY