Nvidia Bukukan Laba Kalahkan Perkiraan

0
459

Nvidia membukukan laba yang lebih baik dari perkiraan analis pada kuartal yang berakhir bulan Juli, dimana pembuat chip grafis ini telah mengalami peningkatan di sektor gaming dan bisnis mobile. Perusahaan melaporkan laba sebesar 22 sen per saham, naik dari 16 sen per saham pada tahun sebelumnya, sedangkan pendapatan tumbuh 13 persen menjadi $ 1,103 miliar. Wall Street sejatinya mengharapkan 20 sen per saham dan $ 1,1 miliar.

Saham naik sekitar 4,5 persen dalam perdagangan pasar malam ke angka $ 18,25.

Jen Hsun Huang

Perusahaan ini menunjukkan kekuatannya pada kuartal tersebut melalui penjualan prosesor grafis GeForce-nya, yang merupakan bagian inti dari bisnisnya. Prosesor yang digunakan untuk desktop dan notebook gaming ini, membukukan pendapatan 10 persen lebih tinggi berkat pasar yang terus menguat di sektor PC gaming.

“Cukup adil jika mengatakan bahwa pasar game secara keseluruhan masih terus berkembang,” kata CEO Jen-Hsun Huang dalam pertemuan para analis di hari Kamis, menambahkan bahwa China dan Asia Tenggara adalah dua daerah dengan potensi pertumbuhan yang lebih banyak. “Saya rasa bahwa kita masih memiliki sedikit penetrasi pasar untuk diperluas.”

Nvidia, yang berbasis di Santa Clara, California, secara tradisional dikenal karena chip grafis yang mereka produksi untuk menghasilkan daya efek visual di video game dan komputer. Penjualan chip tersebut telah menujukkan kestabilan meski terjadinya tahun-tahun kelemahan di pasar PC. Baru-baru ini, pengiriman PC telah menunjukkan tanda-tanda peningkatan, meskipun masa depan bisnis PC Nvidia masih belum jelas karena lebih banyak pelanggan yang beralih ke perangkat mobile seperti smartphone dan tablet.

Perusahaan ini telah bekerja untuk bersaing di pasar ponsel, menawarkan chip Tegra mobile dan meluncurkan tablet sendiri – Shield Tablet dan Tegra Note, dua varian produk yang berfokus pada pelanggan pemain game. Namun, persaingan tetaplah ketat di sektor smartphone, di mana Qualcomm telah memegang posisi dominan dan Nvidia belum mampu mendapatkan pijakan yang kuat di pasar ini. Huang mengatakan kepada CNET di bulan Mei bahwa perusahaan berencana untuk mendorong penggunaan Chip Tegra pada perangkat mobil, game, dan tablet, dan akan berhenti mendorong penggunaannya di pasar smartphone.

LEAVE A REPLY