Pabrik Ponsel Vivo Akan Segera Beroperasi Di Tangerang

0
237

Pabrik Ponsel Vivo – Smartphone merupakan salah satu teknologi yang saat ini terus dikembangkan oleh manusia, jenis teknologi yang memiliki banyak kegunaan dibandingkan dengan awal penciptaannya sendiri. Bukan hanya kegiatan komunikasi saja yang dapat dilakukan oleh smartphone kala ini, namun juga kegiatan lain dalam mencari informasi dapat dilakukan dengan mudah melalui smartphone ini.

Salah satu pabrikan smartphone yang seringkali meluncurkan produknya di Indonesia adalah produsen dari China, salah satu brand smartphone tersebut adalah Vivo. Pada hari Kamis kemarin tanggal 26 Mei 2016, Vivo mengeluarkan 2 produk smartphone sekaligus yakni V3 dan juga V3Max. Pabrik ponsel Vivo ini sudah menyematkan koneksi 4G LTE pada dua smartphone yang baru diluncurkannya tersebut.

Pabrik Ponsel Vivo Akan Segera Beroperasi Di Tangerang

Namun bagaimana dengan aturan TKDN atau Tinkat kandungan dalam negeri 20% yang telah dilakukan pencanangan oleh pemerintah untuk ponsel 4G ini. Saat pertanyaan mengenai hal tersebut dilontarkan oleh media, CEO Vivo Indonesia menyatakan bahwa pihaknya siap dengan mengikuti aturan TKDN tersebut yang digalang oleh pemerintah.

Selain itu, Edy Kusuma juga menambahkan bahwa masalah pabrik ponsel Vivo yang ada di Indonesia sudah dipersiapkan, pabrik ponsel Vivo tersebut sudah berjalan sekitar 90% dan dapat beroperasi di pertengahan tahun 2016. Namun untuk hari tepatnya pabrik ponsel Vivo yang berada di Indonesia dapat beroperasi seutuhnya akan diumumkan lagi nanti.

Beliau menjelaskan bahwa Vivo akan merakit smartphone yang disesuaikan dengan regulasi dari pemerintah, keseluruhannya ada administrasi dari pemerintah dan juga pihak Vivo sudah menjalankan hal tersebut dengan baik.

Ketika pihak Vivo diberondong dengan pertanyaan mengenai nilai investasi yang diberikan pihak China ketika melakukan pembangunan pabrik ponsel Vivo di Indonesia, sayang sekali pria yang lekat dengan kacamatanya ini enggan untuk membeberkan jumlah investasi yang diberikan.
Edy mengatakan kepada media bahwa sejauh produknya bisa mempengaruhi ataupun memberikan manfaat yang besar terhadap masyarakat, nilai investasi besar ataupun kecil tidak masalah. Intinya adalah Edy tidak dapat memberitahukan berapa besar investasi yang diberikan oleh pihak China untuk melakukan pembangunan pabrik Vivo di Indonesia.

LEAVE A REPLY