Qualcomm vs Samsung, Ketika Dua Sejoli Tak Lagi Kompak

0
578

TEKNOFANS.COM – Nada-nadanya Samsung Galaxy S6 tidak akan lagi menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon sebagai penggerak sistem utamanya seperti kakak-kakaknya yang lain.

Qualcomm yang merupakan pembuat chip yang cukup dominan di dunia saat ini menyampaikan bahwa chipset teranyar yang menjadi andalannya tahun ini – Qualcomm Snapdragon 810 – tidak akan menjadi bagian dari siklus desain smartphone flagship salah satu ‘perusahaan raksasa’.

Qualcomm vs Samsung

Begitu terpukulnya Qualcomm sampai-sampai mereka harus memotong separuh pendapatan dari estimasi revenue yang mereka perkirakan mulai dari pertengahan hingga akhir tahun 2015 ini. Ini artinya perusahaan raksasa ini cukup berpengaruh secara signifikan bagi Qualcomm.

Qualcomm tidak menyebutkan rekanan manufaktur mana yang menendang mereka dari rancangan awal flagship terbaru, namun laporan yang muncul menyebutkan bahwa Samsung membatalkan rencana mereka menggunakan Snapdragon 810 karena masalah thermal dan tidak banyak perusahaan yang mampu membuat Qualcomm merubah rancangan pendapatan semudah itu.

LG sudah menyatakan bahwa mereka akan menggunakan Qualcomm Snapdragon 810 untuk LG G Flex 2 dan HTC kabarnya juga akan memakai chipset yang sama untuk perangkat flagship teranyarnya yang hingga saat ini masih diberi nama HTC One M9.

Harus diakui bahwa Samsung adalah pelanggan terbesar bagi Qualcomm dan produk Samsung harus diakui lebih banyak terjual dibandingkan produk manufaktur lain. Di luar Amerika Serikat, Samsung pernah mencoba menggunakan chipset Exynos untuk perangkat Galaxy S, namun di Amerika Serikat dan untuk produk LTE, Samsung selalu menggunakan chip Snapdragon karena masalah paten dan lain-lain.

Jika Samsung adalah ‘perusahaan raksasa’ yang dimaksud oleh Qualcomm dan jika Samsung kini sanggup mengirimkan chipsetnya sendiri Exynos ke Amerika Serikat, maka pukulan bagi Qualcomm memang sangat terasa. Meskipun Samsung terus merosot pendapatannya, namun manufaktur raksasa ini tetaplah memiliki kemampuan untuk menjual flagshipnya dengan jumlah yang cukup tinggi, beberapa diantaranya masih menggunakan Qualcomm.

Snapdragon 810 adalah chipset berkekuatan tinggi generasi teranyar dari Qualcomm yang akan mampu menggunakan teknologi processing 64-bit yang memberikan peningkatan performa dan multimedia.

LEAVE A REPLY