Samsung Z1 Siap Dirilis Di Indonesia

0
1265

TEKNOFANS.COM – Seperti sudah diketahui sebelumnya, Samsung telah merilis Samsung Z1 di India pada awal tahun ini – perhatikan bahwa tidak ada nama Galaxy tersemat pada smartphone ini karena memang Z1 bukanlah ponsel bermarga Android. Ponsel cerdas ini akan mengusung sistem operasi hasil olahan Samsung sendiri yang disebut Tizen.

Samsung Z1 Siap Dirilis Di Indonesia

Mengusung spesifikasi minimalis, Samsung Z1 dipersenjatai dengan layar 4 inchi dengan resolusi WVGA, koneksi 3G, RAM yang tidak sampai 1 GB, kamera belakang 3 MP dan baterai 1500 mAh dengan harga yang juga cukup minimalis, di bawah 1.2 juta rupiah.

Setelah India yang merupakan pasar smartphone terbesar ketiga di dunia, Samsung juga telah merilis ponsel cerdasnya ini di Bangladesh dan kembali meraih sukses. Sejak dijual pada tanggal 14 Januari 2015 di India, Samsung Z1 sudah terjual hingga 100.000 unit, sementara per 3 Februari 2015, Samsung Z1 sudah dibungkus pembeli hingga 20.000 unit.

Angka ini memang seakan-akan tidak ada apa-apanya dibandingkan penjualan ponsel lain dalam jajaran Galaxy, namun patut diingat bahwa Bangladesh setiap bulannya menjual hampir 500.000 unit smartphone. Jika Samsung Z1 berhasil melepas 20 ribu unitnya dalam dua minggu saja, maka mereka sudah memperoleh kue penjualan sekitar 4 % dari total keseluruhan. Cukup impresif bukan?

Tizen memang bukan Android, iOS ataupun Windows Phone. Meskipun laris, kue penjualan sistem operasi ini masih berada di bawah angka 1% dari keseluruhan penjualan ponsel cerdas di dunia.

Itu sebabnya Samsung makin berniat untuk merilis Z1 ke negara-negara berkembang lain, termasuk Nepal, Sri Lanka dan Indonesia di bulan-bulan mendatang. Tapi ini bukanlah langkah mudah karena belum-belum Tizen harus bersaing dengan Android – termasuk program Android One dari Google, Windows Phone dan Firefox yang memiliki kisaran harga setara atau bahkan lebih murah dari Z1.

Salah satu permasalahan utama yang saat ini dimiliki Tizen adalah adanya keterbatasan aplikasi yang dimilikinya. Jika ingin mengejar pasar aplikasi App World, Play Store ataupun App Store maka Tizen nampaknya masih harus tertatih-tatih – walaupun bukan berarti tidak bisa.

Jika anda yang harus memutuskan, mana sistem operasi yang menjadi pilihan anda?

LEAVE A REPLY