Synaptics Akui Tren Fingerprint Unlocking Melebar (Part 2)

0
436

Synaptics sedang bekerja untuk meningkatkan teknologi sensor sidik jarinya, dan pada awalnya berhasil mengurangi penundaan sebesar sepersekian detik di antara menekan sensor dan respon telepon. “Teknologi ini harusnya bisa seperti tombol on/off,” katanya. “Kita perlu untuk membuatnya lebih cepat, yang pada saat ini masih belum terjadi.”

Reaksi sesaat yang sedemikian rupa akan datang dalam tren pembaca sidik jari pada tahun 2015, katanya.

Bagi Bergman, ‘misi suci’ dalam industri sensor sidik jari adalah untuk menanamkan (sensor) pembaca di bawah layar, dan menghilangkan tombol sama sekali. Sebaliknya, seseorang bisa menyentuh layar, yang akan membaca sidik jari untuk memverifikasi identitas.

synaptics
Tapi ada tantangan jika ingin mengadakan fitur tersebut. Karena detail dari sidik jari sangat halus, sebagian besar akan hilang atau kabur oleh layar kaca. Dia mengatakan teknologi ini masih akan hadir dalam beberapa tahun mendatang.

“Kami bekerja keras untuk mendapatkan sebuah solusi demi hal itu,” katanya. Peluang lain yang Bergman lihat adalah adanya Internet of Things, atau konsep yang mengemukakan bahwa hampir setiap benda akan terhubung secara online dan dapat berkomunikasi dengan orang lain. Memiliki kulkas pintar atau bahkan termometer pintar mungkin memerlukan antarmuka baru dan berbeda, yang mana Synaptics dapat masuk.

“Inilah bisnis Synaptics pada dasarnya,” katanya. “Apa yang membuat perangkat ini mudah digunakan adalah sensor yang membuat mereka intuitif.” Di samping sensor sidik jari, Synaptics telah lama membangun touchpad yang ditemukan di laptop. Banyak pekerjaan yang masih melibatkan perangkat mobile dan laptop, tetapi Bergman mengatakan ia melihat lebih banyak peluang di daerah lain, termasuk otomotif.

Selain touchpad, Synaptics bekerja pada kontrol gerakan dan teknologi pemantau mata. Meskipun sebelumnya ponsel Samsung Galaxy S telah bermain-main dengan teknologi kontrol mata, Bergman mengatakan Synaptics bekerja pada pelacakan mata-generasi berikutnya, yang diklaim akan terasa lebih halus.

Dia membayangkan akan suatu teknologi yang dapat mendeteksi kelelahan pengemudi dan membantu pengemudi menghindari kecelakaan dengan cara dengan cara lainnya juga. Pemantau gerak mata terlihat “sedikit membingungkan,” katanya, “tetapi sekali Anda bisa terbiasa karenanya, hal ini benar-benar menjadi berguna.”

LEAVE A REPLY