Ternyata Time Travel Dapat Dilakukan Oleh Manusia

0
143

Time Travel – Sampai saat ini kita tidak bisa mengelak dengan perkembangan zaman yang serba moden dan mungkin ini, menjelajahi luar angkasa atau pergi ke bulan sudah dapat dilakukan oleh beberapa orang di muka bumi ini. Bukan hal yang mustahil bila di masa mendatang, perjalanan untuk menjelajahi berbagai planet selain bumi dapat dilakukan layaknya pergi ke luar kota ketika melakukan wisata. Namun ada hal lain yang masih belum dapat dilakukan, yakni time travel atau melakukan perjalanan waktu.

Ternyata Time Travel Dapat Dilakukan Oleh Manusia

Sampai saat ini, kegiatan time travel memang sering sekali menjadi pembicaraan populer bagi umat manusia. Namun sampai saat ini masih belum ada teknologi yang mampu menciptakan impian tergila umat manusia tersebut, benarkah?. Dengan adanya kemajuan teknologi saat ini, kegiatan menjelajahi waktu bukanlah hal yang mustahil, namun tentu memiliki batas.

Menurut ilmuan sendiri, time travel atau perjalanan waktu mundur yang dilakukan adalah hal yang mustahil. Hal ini dikarenakan ada beberapa ilmuan yang mengatakan perjalanan waktu ke depan akan lebih mungkin dibanding ke masa lalu, salah satu yang mengutarakan hal ini adala Albert Einstein. Ilmuan yang satu ini berhasil dianggap sebagai peletak dasar yang mengatur dalam hal perjalanan waktu.

Teorinya mengenai relativitas menjadi landasan dari time travel ini memungkinkan, dengan adanya gagasan Einstein-Rosen bridge yang lebih dikenal dengan ‘wormhole’. Wormhole ini menurutnya dapat difungsikan sebagai jembatan dari mempersingkat perjalana ruang-waktu, namun cara ini dianggap hampir mustahil karena lubang cacing sulit untuk diciptakan.

Kala ini muncul sebuah teori baru mengenai time travel, namanya ‘Dilatasi waktu’. Teori ini merupakan fenomena nyata setelah dilakukan sebuah percobaan, hal ini juga memungkinkan bagi kita untuk melakukan perjalanan ke masa depan. Dilatasi waktu merupakan teori relativitas khusus, dimana dalam teori ini 2 pengamat melakukan pergerakan secara relative terhadap satu sama lain akan melakukan pengamatan bahwa jam pengamat lain berdetak lebih lambat dibanding jamnya.

Teori ini diterapkan dalam program NASA, yang membuat jam ISS berputar lebih lambat. Hal ini dikarenakan jam di ISS bergerak lebih cepat dan tidak dipengaruhi gravitasi.

LEAVE A REPLY