Tinggalkan Internet Explorer, Microsoft Beralih ke Project Spartan

0
468

TEKNOFANS.COM – Yang tidak mungkin terjadi akhirnya terjadi. Microsoft secara resmi mengganti Internet Explorer, browser kawakan yang dulu begitu jaya namun kini begitu ditinggalkan. Memasuki era Windows 10, Microsoft mengganti Internet Explorer – yang populer dipanggil IE, dengan browser baru yang siap untuk memasuki era baru.

Windows 10 memperkenalkan browser official anyarnya, Project Spartan. Dengan sistem operasi baru sebagai basis dasar, browser baru Microsoft ini tampil lebih fresh baik secara penampilan maupun kinerja, desainnya berkesan simpel, menggunakan pendekatan flat, terlihat modern dan sesuai dengan Windows 10 dengan aplikasi universalnya.

Project Spartan

Terdapat tiga fitur utama yang menjadi andalan Project Spartan, mari kita telaah satu persatu.

INTEGRASI CORTANA

Asisten cerdas milik Microsoft, Cortana – akan menjadi salah satu tulang punggung Windows 10. Kehadirannya ada dimana-mana. Termasuk di Project Spartan. Cortana akan memberikan informasi terbaru cuaca ketika anda mengetikkan kata cuaca. Ketik Delta dan anda akan mendapatkan informasi penerbangan Delta Airlines tanpa harus benar-benar melakukan search.

Sekilas kemampuan Cortana pada Project Spartan ini memang mirip dengan Google Search Snippets, namun Cortana lebih unggul dari segi kecepatan dan bahkan mampu lebih cepat memberikan info tempat seperti tujuan, kontak, menu dan lain-lain.

NOTES

Iya, notes. Aplikasi sesimpel notes kadang dibutuhkan ketika kita sedang browsing di internet. Menyadari kebutuhan tersebut, Spartan menyediakannya langsung untuk anda. Anda bahkan tidak memerlukan pena jika monitor anda memiliki layar sentuh karena anda dapat langsung menggambar pada aplikasi Notes ini pada layar dengan menggunakan jemari anda.

Anda juga dapat mengambil catatan langsung mengenai sebuah website, memberikan komen, menguploadnya ke OneNote dan membagikannya melalui fungsi share.

MODE BACA

Kebanyakan browser terbaru belakangan ini menyediakan fungsi read-mode dimana supaya anda dapat fokus pada bacaan akan mengambil semua konten yang tidak diinginkan pada sebuah artikel. Microsoft mempertajam mode baca pada Project Spartan dengan menyediakan daftar baca – mirip seperti yang dimiliki oleh aplikasi bookmarking Pocket. Daftar baca ini akan tersedia lintas device sehingga dimanapun anda menggunakan Project Spartan, anda bisa membaca halaman-halaman yang belum sempat anda baca sebelumnya.

Salah satu fitur yang juga cukup menarik adalah ketika anda melakukan highlight pada salah satu kata pada halaman browser, maka Project Spartan akan memberikan definisi dari kata tersebut hanya dengan melakukan klik kanan saja.

Kabarnya browser anyar Microsoft ini akan siap digulirkan bersamaan dengan Windows 10 sekitar 3 hingga 6 bulan ke depan di tahun 2015. Bagaimana menurut anda? Saatnya beralih ke Windows 10?

LEAVE A REPLY