Xiaomi Beli 1,500 Paten Dari Microsoft

0
136

Xiaomi Beli 1,500 Paten Dari Microsoft – Semakin ketatnya persaingan smartphone di China mendorong Xiaomi untuk lebih memperlebar jangkaun pasar. Salah satu strategi yang diambil yakni dengan memborong paten dari Microsoft. Kabar Xiaomi beli 1,500 paten dari Microsoft ini dijadikan langkah awal pabrikan Xiaomi untuk penetrasi awal ke pasar internasional.

Kabar Xiaomi beli1,500 paten dari Microsoft ini dituturkan sendiri oleh Kaylene Wong, juru bicara Xiaomi, yang menyatakan bahwa saat ini Xiaomi sudah membeli ribuan paten milik Microsoft yang meliputi cloud, video, multimedia serta teknologi komunikasi nirkabel. Wong mengatakan bahwa keputusan Xiaomi beli1,500 paten dari Microsoft akan mempermudah langkah operasional pihaknya di pasar baru mendatang.

Xiaomi Beli 1,500 Paten Dari Microsoft
Xiaomi beli 1,500 Paten Dari Microsoft Untuk Penetrasi Pasar Baru

Keputusan Xiaomi untuk melindungi paten smartphone ini agakanya didorong oleh situasi pasar smartphone Tiongkok saat ini. Posisi Xiaomi terancam oleh penetrasi vendor asal Tiongkok yang lain, yakni Huawei. Selain juga akibat ancaman vendor dari luar, seperti Samsung Electronics.

Sameer Singh, seorang pengamat teknologi dari Inggris, menjelaskan bahwa kesepakatan antara Xiaomi dan Microsoft mencakup perihal perlindungan paten sehingga Xiaomi bakal bisa bersaing di pasar Eropa dan Amerika. Singh menambahkan bahwa posisi Xiaomi tergempur dengan kehadiran smartphone low end di pasar Tiongkok. Jadi strategi Xiaomi beli1,500 paten dari Microsoft untuk menjajal pasar baru jadi hal yang tidak bisa dihindari.

Data dari Strategy Analytic menunjukkan adanya pengurangan jumlah pengapalan Xiaomi ke Tiongkok yang menyentuh angaka 9 persen pertahunnya sampai kuartal pertama kemarin. Tekanan juga hadir dari pemain kecil di pasar smartphone, yakni Oppo serta Vivo.

Nilai kesepakatan Xiaomi beli1,500 paten dari Microsoft sendiri sampai saat ini belum diketahui. Microsoft dan Xioami bersikukuh membuka informasi berkaitan dengan nilai kesepakatan mereka pada publik. Yang pasti, Xiaomi bakal memboyong pra-instalasi Microsoft Office dan Skype pada smartphone dan tablet jebolannya.

Neil Shah, Direktur Riset Counterpoint Research, menjelaskan bahwa Microsoft menggunakan instrumen IP miliknya untuk memikat sekaligus mengunci Xiaomi sebagai rekanan baru. Shah menambahkan bahwa hal ini sifatnya simbiosis mutualisme dimana Microsoft dapat rekanan baru sedang Xiaomi memperoleh perlindungan IP dari Microsoft.

LEAVE A REPLY